Operasi katarak adalah salah satu operasi mata yang paling umum dilakukan di seluruh dunia. Di Singapura saja, diperkirakan 25.000 operasi katarak dilakukan setiap tahunnya.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal akan menjalani operasi katarak, Anda tidak perlu khawatir karena operasi ini sering kali berhasil. Faktanya, tingkat keberhasilannya diperkirakan mencapai 99%.
Tentu saja, hal ini mengasumsikan bahwa pasien mengikuti instruksi pemulihan dengan benar. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang hal tersebut, silakan baca terus. Kami telah merinci perawatan pascaoperasi katarak dari dokter mata kami di bawah ini.

Apa yang diharapkan setelah operasi
Hal pertama yang perlu diketahui tentang perawatan pascaoperasi katarak adalah penglihatan Anda tidak akan langsung sempurna setelah prosedur selesai. Ini berarti Anda mungkin mengalami masalah kecil namun bersifat sementara selama mata Anda dalam masa penyembuhan.
Berikut adalah beberapa gejala pascaoperasi yang muncul segera. Gejala-gejala ini umum terjadi, namun perlu diingat bahwa gejala yang Anda alami tidak terbatas pada daftar ini:
- Penglihatan kabur - Banyak pasien mengalami penglihatan yang sedikit buram selama beberapa hari pertama setelah operasi katarak.
- Rasa tidak nyaman ringan - Beberapa pasien melaporkan rasa gatal atau bahkan sensasi mengganjal di mata selama beberapa hari pertama.
- Sensitivitas terhadap cahaya - Mata Anda mungkin akan lebih sensitif terhadap cahaya untuk sementara waktu.
- Halo - Anda mungkin melihat lingkaran cahaya atau silau di sekitar lampu terang, terutama dalam kondisi minim cahaya.
Tips perawatan pascaoperasi katarak
Jadi, bagaimana cara mendukung pemulihan Anda setelah operasi katarak? Berikut adalah beberapa tips yang kami rekomendasikan untuk pasien.

1. Gunakan obat tetes mata yang diresepkan
Gunakan obat tetes mata antibiotik dan antiinflamasi sesuai petunjuk dokter. Anda juga diminta untuk menjaga kebersihan dengan baik setelah prosedur.
Sebagai contoh, pastikan Anda mencuci tangan hingga bersih sebelum meneteskan obat atau menyentuh area di sekitar mata. Hal ini membantu menghindari kontaminasi atau infeksi yang dapat menyebabkan komplikasi pascaoperasi.

2. Hindari mengucek mata
Tahan keinginan untuk menyentuh atau mengucek mata setelah operasi. Hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi, yang merupakan salah satu komplikasi utama yang harus dihindari setelah operasi.
Bahaya lain dari mengucek mata setelah operasi adalah lensa intraokular bisa bergeser. Lensa ini ditanamkan di mata Anda selama operasi katarak. Jika lensa tersebut bergeser, Anda mungkin harus menjalani prosedur lain untuk memperbaiki posisinya.

3. Gunakan pelindung mata
Dokter kemungkinan besar akan memberikan pelindung mata untuk digunakan setelah operasi. Biasanya, pelindung ini dipakai saat tidur. Namun, dokter mungkin juga menyarankan Anda untuk memakainya saat beraktivitas.
Pelindung ini bertujuan untuk melindungi mata dari benturan atau gesekan yang tidak disengaja, jadi pastikan Anda disiplin menggunakannya selama masa pemulihan. Anda juga disarankan untuk memakai kacamata hitam saat keluar rumah karena dapat membantu melindungi mata yang masih dalam proses penyembuhan dari kerusakan akibat sinar matahari.

4. Batasi aktivitas berat
Hindari aktivitas fisik yang intens, mengangkat beban berat, dan membungkuk setidaknya selama seminggu setelah operasi. Aktivitas-aktivitas ini dapat meningkatkan tekanan pada mata dan berpotensi menyebabkan komplikasi.

Kapan harus mencari bantuan: potensi komplikasi operasi katarak
Perawatan pascaoperasi katarak yang baik juga berarti mewaspadai masalah yang mungkin timbul. Meskipun operasi katarak umumnya aman, komplikasi tetap bisa terjadi.
Perhatikan juga bahwa hal-hal tertentu dapat meningkatkan risiko komplikasi Anda. Misalnya, kemungkinan terjadinya komplikasi dari operasi katarak meningkat jika Anda memiliki penyakit mata lain. Hal ini juga berlaku jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.
Berikut adalah beberapa gejala pascaoperasi yang patut diwaspadai. Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini setelah operasi katarak, Anda harus segera menemui dokter.
- Pendarahan
- Kekeruhan pada kornea
- Pergeseran implan lensa
- Kelopak mata turun
- Tekanan intraokular tinggi (tekanan tinggi pada mata selama beberapa hari)
- Infeksi atau endoftalmitis
- Peradangan
- Luka yang terbuka dan mungkin memerlukan jahitan
- Ablasio retina
- Sensitivitas terhadap obat tetes mata
- Pembengkakan retina
Dokter bedah Anda biasanya akan menjadwalkan kunjungan tindak lanjut untuk memantau pemulihan Anda, sehingga ia dapat mendeteksi masalah seperti ini selama pemeriksaan tersebut.
Namun, jangan ragu untuk menghubungi dokter Anda di luar jadwal kunjungan tersebut jika Anda merasakan gejala-gejala ini atau merasa ada sesuatu yang tidak beres.
Izinkan kami membantu mengatasi katarak Anda
Pada akhirnya, pengalaman pemulihan setiap pasien setelah prosedur bedah berbeda-beda. Gejala yang Anda alami selama masa penyembuhan pascaoperasi katarak mungkin tidak sama dengan pasien lainnya.
Jangan ragu untuk menghubungi spesialis mata Anda jika memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai perawatan pascaoperasi. Atau, buatlah janji temu untuk berbicara dengan tim dokter mata kami jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang prosedur ini dan rencana pemulihannya.
Di Shinagawa Eye Centre, kami rutin menangani pasien katarak. Hubungi kami untuk bertanya atau buat janji temu untuk konsultasi maupun pemeriksaan mata hari ini.







